Pages

Selasa, 13 Mei 2014

Interview Group

                                    Perkotaan

Kota adalah tempat pemukiman yang padat, penuh dengan kesibukkan masyarakat. Definisis klasik kota menurut Rapoport dalam Zahnd (1999; 4) adalah suatu permukiman yang relatif besar, padat dan permanen, terdiri dari kelompok individu-individu yang heterogen dari segi sosial. Dari definisi di atas, permukiman/kota digambarkan sebagai objek yang mempunyai elemen-elemen (aspek sosial) yang mempengaruhi kegiatan yang ada dan mungkin ada pada pembangunan selanjutnya.


Gambar 1. Bundaran HI


Kriteria kawasan perkotaan yaitu:
  • Memiliki karakteristik kegiatan utama budidaya bukan pertanian atau mata pencaharian penduduknya terutama di bidang industri, perdagangan dan jasa;
  • Memiliki karakteristik sebagai pemusatan dan distribusi pelayanan barang dan jasa didukung prasarana dan sarana termasuk pergantian moda transportasi dengan pelayanan skala kabupaten atau beberapa kecamatan.
Dalam perkotaan sering kali kita melihat beberapa masalah yang memang sulit diselesaikan. Lalu kelompok kami melakukan wawancara yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi perkotaan terutama Jakarta dan siapakah yang pantas untuk dijadikan pemimpin untuk menyelesaikan masalah ini.

Pertanyaan kami:
  • Sebutkan apa saja masalah yang terjadi di kota Jakarta?
  • Menurut anda, bagaimana peran pemerintah seharusnya dalam menangani masalah di kota ini?
  • Menurut anda, siapakah yang pantas untuk dijadikan seorang pemimpin yang baik dalam menangani masalah ini?
Kami memiliki dua responden dalam hal ini. Dan memang permasalahan yang sering terjadi adalah banjir dan macet. Begitu juga dengan jawaban mereka. Jika dilihat memang sudah lama masalah ini melanda kota metropolitan seperti Jakarta. Dan tidak pernah berhasil untuk diselesaikan. 

Gambar 2. Banjir di HI
Untuk pertanyaan yang kedua, responden pertama menjawab agar pemerintah lebih memerhatikan masyarakat dan untuk para masyarakat harus bisa menjaga kondisi lingkungan dengan lebih memiliki kesadaran akan pentingnya lingkungan alam. Responden kedua menjawab agar menambah jalur perjalanan dan melebar jalan agar tidak menimbulkan kemacetan. 
Untuk pertanyaan ketiga, para responden memiliki jawaban yang berbeda tentang pemimpin yang layak. Responden pertama memilih Prabowo sebagai pemimpin yang layak. Menurutnya, Prabowo adalah sosok yang tegas, disiplin, pintar, dan bijaksana.

Gambar 3. Prabowo
 Responden kedua memilih Joko Widodo alias Jokowi. Bagi dia, Jokowi sangat pantas karena sudah terbukti dengan hasil kerja saat dia menjabat menjadi gubernur.

Gambar 4. Jokowi

                                                 


                                        Pedesaan

Berasal dari kata desa. Pedesaan adalah pemukiman yang tingkat permukimannya rendah. Yang dimaksud desa menurut Sutardjo Kartohadikusuma mengemukakan sebagai berikut:
"desa adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri."
Menurut Bintarto desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, social, ekonomi, politik dan kultural yang terdapat di situ (suatu daerah) dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal-balik dengan daerah lain.

Gambar 5. Desa
Dalam topik ini saya juga mengulas tentang masalah apa saja yang terjadi, bagaimana cara menangani, dan siapa pemimpin yang layak.
Beberapa pertanyaan yang diajukan:
  • Apa saja kekurangan atau problem yang ada di desa?
  • Bagaimana cara mengatasinya, tentunya dengan bantuan pemerintah?
  • Siapa pemimpin yang dapat menanggulangi masalah tersebut?
Untuk yg pertama, responden menjawab kalau di desa masih kurang lapangan kerja, hiburan untuk para warga, dan pelayanan kesehatan. Yang paling disesalkan adalah masih banyaknya pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Padahal di luar sana banyak sekali saudara kita yang sedang sakit.
Pertanyaan yang kedua, untuk masalah lapangan pekerjaan responden menjawab kalau masyarakat juga harus memiliki kesadaran dan berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk masalah pelayanan kesehatan, pemerintah pusat begitu juga daerah harus bersatu mendirikan layanan kesehatan demi kesejahteraan warga.
Pertanyaan ketiga tentang pemimpin, responden tidak menjawab siapa yang pantas tetapi pemimpin itu haruslah bijaksana, jujur, tidak mementingkan kelasnya, dan mendengarkan keluhan masyarakat.

                                                    


                                    Pendidikan

Pendidikan adalah hal penting untuk menunjang masa depan yang cerah. Tanpa pendidikan yang layak, seseorang akan sulit untuk meraih apa yang ia inginkan di dunia ini. Dalam topik ini saya membahas masalah pendidikan yang masih terjadi, bagaimana mengatasinya, dan seperti topik sebelumnya siapakah pemimpin yang pantas dalam menangani masalah ini.

Pertanyaannya adalah:
  • Apa saja masalah yang masih terjadi dalam dunia pendidikan?
  • Bagaimana cara mengatasinya?
  • Siapakah pemimpin yang pantas untuk mengatasi hal tersebut?
Jawaban yang pertama, responden menjawab masalahnya pada kurikulum dan biaya yang terlalu mahal. Benar juga, masih ada beberapa sekolah yang menggunakan biaya yg cukup mahal.
Yang kedua, responden menjawab agar pemerintah dan badan yang mengatur tentang pendidikan untuk merevisi kurikulum dengan memantapkan perkembangan budaya bangsa. Mengembangkan wajib belajar 12 tahun dengan biaya negara, menghapus pajak buku pelajaran.
Yang ketiga, responden memilih prabowo. Karena beliau sangat tegas dalam menjalani tugasnya, dan ia memiliki misi dan visi yang bagus.


                                               EKONOMI

Ekonomi merupakan satu hal yang berhubungan dengan aktivitas produksi, distribusi, konsumsi terhadap suatu barang. Dan ekonomi selalu berkaitan dengan uang. Dan ekonomi juga tidak luput dari yang namanya masalah-masalah.
Kami ingin mewawancarai pendapat mereka tentang masalah ekonomi yang terjadi di Indonesia terutama Jakarta.
Beberapa pertanyaannya:
  • Apa masalah ekonomi yang terjadi saat ini dan bagimana cara mengatasinya?
  • Kira-kira siapa pemimpin yang cocok untuk mengatasi masalah ini? 
Kita mendapatkan dua responden. Untuk soal pertama, responden 1 menjawab masalahnya adalah harga bahan pokok masih tinggi dan tidak seimbang dengan pemasukkannya. Cara mengatasinya pemerintah harus lebih bijak lagi dalam bertindak karena tidak semua warga mempunyai pemasukkan yang besar. Responden 2 menjawab inflasi yang terus menerus meningkat inilah masalah dalam ekonomi. Mengatasinya dengan cara pemerintah menggunakan haknya untuk mencegah terjadinya kenaikan harga atau inflasi ini. Jika jumlah permintaan naik, pemerintah juga dapat melakukan banyak hal untuk mencukupi kenaikan permintaan ini.
Untuk soal kedua, responden 1 memilih Pak Jokowi. Karena beliau jujur dalam mengambil keputusan dan selalu membuahkan hasil yang bagus. Responden 2 memilih Gita wirjawan karena dia adalah menteri perdagangan dan dia memiliki kemampuan dalam menangani masalah inflasi ini.

Gambar 6. Gita Wirjawan

Kesimpulan yang bisa kami ambil dari wawancara ini bahwa siapa pun pemimpinnya, bagaimana latar belakangnnya. Jika dia memang terpilih, maka dia harus bertanggung jawab atas misi dan visi yang diberikan. Berpikir seperti pemimpin dan bertindak seperti pemimpin, bila ingin dianggap sebagai pemimpin.






Sumber:
Blog pada wordpress (09 November 2011). Pengembangan Perkotaan. Diambil pada tanggal 29 April 2014, dari http://pengembanganperkotaan.wordpress.com/2011/11/09/definisi-kota-dan-kawasan-perkotaan/

Blog pada wordpress (19 November 2010). Masyarakat Pedesaan. Diambil pada tanggal 30 April 2014, dari http://maliqren.wordpress.com/2010/11/19/masyarakat-pedesaan/

 

Rabu, 30 April 2014

Perkotaan

Definisis klasik kota  menurut Rapoport dalam Zahnd (1999; 4) adalah suatu permukiman yang relatif besar, padat dan permanen, terdiri dari kelompok individu-individu yang heterogen dari segi sosial. Dari definisi di atas, pemukiman/kota digambarkan sebagai objek yang mempunyai elemen-elemen (aspek sosial) yang mempengaruhi kegiatan yang ada dan mungkin ada pada pembangunan selanjutnya. Kota sebagai tempat terpusatnya kegiatan masyarakat terus berkembang dengan semakin kompleksnya kegiatan-kegiatan dalam kota, kota tidak lagi mempunyai fungsi tunggal (single use-pemenuhan kebutuhan masyarakat kota) namun memiliki kecenderungan multi fungsi (mixed use) dengan fungsi kegiatan yang berorientasi pada kepentingan pasar (wilayah) dan kepentingan publik. Sehingga kota dapat diartikan sebagai suatu lokasi dengan konsentrasi penduduk/permukiman, kegiatan sosial ekonomi yang heterogen dan intensif (bukan ekstraktif atau pertanian), pemusatan, koleksi dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan sosial ekonomi yang ditetapkan secara administratif.  Jika kota adalah suatu wilayah yang ditetapkan secara administratif, perkotaan tidak terbatas pada penetapan administratif, namun berdasarkan ciri-ciri perkotaan yang dimiliki oleh siuatu wilayah. Dalam UU Penataan ruang No.26 tahun 2007, kawasan perkotaan adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.
 Kriteria kawasan perkotaan meliputi :
  1. Memiliki karakteristik kegiatan utama budidaya bukan pertanian atau mata pencaharian penduduknya terutama di bidang industri, perdagangan dan jasa
  2. Memiliki karakteristik sebagai pemusatan dan distribusi pelayanan barang dan jasa didukung prasarana dan sarana termasuk pergantian moda transportasi dengan pelayanan skala kabupaten atau beberapa kecamatan. Berdasarkan UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Kawasan Perkotaan dapat berbentuk :
  • Kota sebagai daerah otonom adalah kota yang dikelola penuh oleh pemerintah kota
  • Kota yang menjadi bagian daerah kabupaten yang memiliki ciri perkotaan adalah kota yang dikelola oleh daerah atau lembaga pengelola yang dibentuk dan bertanggungjawab kepada pemerintah kabuaten.
  • Kota yang menjadi bagian dari dua atau lebih daerah yang berbatasan langsung dan memiliki ciri perkotaan. Dalam hal penataan ruang dan penyediaan fasilitas pelayanan umum tertentu dikelola bersama oleh daerah terkait.
Kriteria Kawasan Perkotaan:
(a)     Kriteria Kawasan Perkotaan yang merupakan Daerah Kota
  • Kemampuan ekonomi merupakan cerminan hasil kegiatan usaha perekonomian yang berlangsung di suatu Daerah Kota, yang dapat diukur dari:
-        PDRB (produk domestik regional bruto);
-        Penerimaan daerah sendiri.
  • Potensi daerah merupakan cerminan tersedianya sumber  daya yang dapat dimanfaatkan dan memberikan sumbangan terhadap penerimaan daerah dan kesejahteraan masyarakat, yang dapat diukur dari:
-        Lembaga keuangan
-        Sarana ekonomi
-        Sarana pendidikan
-        Sarana kesehatan
-        Sarana transportasi dan komunikasi
-        Sarana pariwisata
-        Ketenagakerjaan
  • Sosial budaya; merupakan cerminan yang berkaitan dengan struktur sosial dan pola budaya masyarakat, yang dapat diukur dari:
-        Tempat peribadatan;
-        Tempat/kegiatan institusi sosial dan budaya;
-        Sarana olahraga.
  • Sosial politik; merupakan cerminan kondisi sosial politik masyarakat, yang dapat diukur dari:
-        Partisipasi masyarakat dalam berpolitik;
-        Organisasi kemasyarakatan.
  • Jumlah penduduk; merupakan jumlah tertentu penduduk suatu daerah.
  • Luas daerah; merupakan luas tertentu suatu daerah.
  • Pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah; dapat diukur dari:
-        Keamanan dan ketertiban
-        Ketersediaan sarana dan prasarana pemerintahan
-        Rentang kendali
-       Kotayang akan dibentuk minimal telah terdiri dari 3 (tiga)
-        Kecamatan
Cara pengukuran kriteria tersebut di atas dilakukan berdasarkan ketentuan yang  tercantum dalam Lampiran PP No. 129 tahun 2000.
(b)     Kriteria Umum Kawasan Perkotaan
  • Memiliki fungsi kegiatan utama budidaya bukan pertanian atau lebih dari 75% mata 
  • pencaharian penduduknya di sector perkotaan;
  • Memiliki jumlah penduduk sekurang-kurangnya 10.000 jiwa;
  • Memiliki kepadatan penduduk sekurang-kurangnya 50 jiwa per hektar;
  • Memiliki fungsi sebagai pusat koleksi dan distribusi pelayanan barang dan jasa dalam bentuk sarana dan prasarana pergantian moda transportasi.
(c)     Kriteria Kawasan Perkotaan Metropolitan
  • Kawasan-kawasan Perkotaan yang terdapat di dua atau lebih daerah otonom yang  
  • saling berbatasan;
  • Kawasan Perkotaan yang terdiri atas satukotainti berstatus otonom dan Kawasan
  • Perkotaan di sekitarnya yang membentuk suatu sistem fungsional;
  • Kawasan Perkotaan dengan jumlah penduduk secara keseluruhan melebihi 1.000.000
  • jiwa.
(d)     Kriteria Kawasan Perkotaan Baru
  • Kawasan yang memiliki kemudahan untuk penyediaan prasarana dan sarana perkotaan dengan membentuk satu kesatuan sistem kawasan dengan kawasan perkotaan yang ada
  • Kawasan yang memiliki daya dukung lingkungan yang memungkinkan untuk pengembangan fungsi perkotaan
  •  Kawasan yang terletak di atas tanah yang bukan merupakan kawasan pertanian beririgasi teknis dan bukan kawasan yang rawan
  • bencana alam
  • Kawasan yang tidak mengakibatkan terjadinya konurbasi dengan kawasan perkotaan di
  • sekitarnya
  • Kawasan yang sesuai dengan sistem perkotaan berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Propinsi, dan Kabupaten
  • Kawasan yang dapat mendorong aktivitas ekonomi, sesuai dengan fungsi dan 
  • perannya
  • Kawasan yang mempunyai luas kawasan budi daya sekurangkurangnya 400 hektar dan merupakan satu kesatuan kawasan yang bulat dan utuh, atau satu kesatuan wilayah perencanaan perkotaan dalam satu daerah kabupaten
  • Kawasan yang direncanakan berpenduduk sekurangkurangnya 20.000 jiwa.
                                                                    1.1 Kota Jakarta
                                                                       1.2 Perkotaan
                                                                                  1.3 Kota
Sumber : Management Knowledge Perkotaan, 09 November 2011

Minggu, 20 April 2014

Hasil Wawancara : Perkotaan, Perekonomian, Pendidikan & Pedesaan

PERKOTAAN

Nama : Siti
Umur : 44

1. Sebutkan apa saja masalah-masalah yang terjadi di kota jakarta ini ?
-Banjir, macet, jalanan rusak, angkutan umum dan pedagang sembarangan.
2. Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah
Yang Terjadi di kota ini?
-Lebih memperhatikan masyarakatnya. Dan juga adanya kesadaran dari masyarakatnya sendiri.
3. Dari masalah yang terjadi di kota jakarta, menurut anda siapa pemimpin menurut anda
pantas dan bisa menanggulangi masalah tersebut? Jelaskan!
-Gerindra, Prabowo Subiyanto
Karena berasal dari TNI yang sudah diajarkan menjadi tegas, disiplin, pintar, dan bijaksana.

Nama : Eni Wahyuni
Umur : 45

 1. Sebutkan apa saja masalah-masalah yang terjadi di kota jakarta ini ?
-macet, banjir, parkir sembarangan
2. Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah
yang terjadi di kota ini?
-untuk melebarkan jalan ataupun menambah jalanan dan mengurangi penggunaan mambobil
pribadi serta menggunakan fasilitas busway menjadi alternatif.
3. Dari masalah yang terjadi di kota jakarta, menurut anda siapa pemimpin menurut anda
pantas dan bisa menanggulangi masalah tersebut? Jelaskan!
-PDI Perjuangan, Joko Widodo
Sudah terbukti bahwa dengan cara beliau menjadi Gubernur di Jakarta banyak fasilitas-fasilitas
yang masyarakat manfaatkan seperti adanya bus sekolah yang gratis dan beliau rela datang ke
blusukan untuk melihat keadaan di blusukan tersebut.




PEREKONOMIAN

Nama : Iren
Umur : 25 tahun

1. Apakah yang sedang terjadi dalam perekenomian di ibu kota Jakarta ini dan apa
solusi yang tepat untuk menaggulangi masalah ini?
-harga bahan pokok yang masih melonjak sangat tinggi dan tidak seimbang dengan
pemasukan yang dibawah rata-rata.
-ya dengan cara pemerintah harus lebih bijak lagi menggambil keputusan karena tidak
semua masyarakat mempunyai pemasukan yang besar dan juga harus lihat keadaan
masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan.

2. Dari masalah yang sedang terjadi di kota Jakarta ini, menurut anda siapakah
pemimpin yang pantas dan bisa menggulangi masalah tersebut? Jelaskan!
-kalo menurut saya bapak jokowi karena dia tegas dalam mengambil keputusan dan
selalu membuahkan hasil yang baik.

Nama : Nani
Umur : 43 tahun

1. Apakah yang sedang terjadi dalam perekenomian di ibu kota Jakarta
ini dan apa solusi yang tepat untuk menaggulangi masalah ini?
- inflasi yang terus menerus mengalamin kenaikan.
-dengan cara pemerintah menggunakan haknya untuk mencegah
terjadinya kenaikan harga atau inflasi ini. Jika jumlah permintaan naik,
pemerintah juga dapat melakukan banyak hal untuk mencukupi
kenaikan permintaan ini.
2. Dari masalah yang sedang terjadi di kota Jakarta ini, menurut anda siapakah
pemimpin yang pantas dan bisa menggulangi masalah tersebut? Jelaskan!
-kalo menurut saya yang pantas Gita wiriawan karena dia adalah mentri
perdagangan yang dimana dia mempunyai kemampuan dalam menangani
kenaikan dan penurunan inflasi ini.





PENDIDIKAN

Nama: Epot (disamarkan)
Umur: 51
Pekerjaan: Pegawai dalam BUMN

Masalah Pendidikan yang ada di Indonesia:
Kurikulum pembelajaran
Biaya yg mahal

Penjabaran:
Yang pasti peduli akan pendidikan, karena pendidikan adalah yang terpenting dalam menunjang masa depan kita. Menurut saya yang cocok adalah Prabowo, karena mempunyai misi mengembangkan wajib belajar 12 tahun dengan biaya Negara, menghapus pajak buku pelajaran, menghentikan pergantian buku pelajaran tiap tahunnya, pendidikan jarak jauh bagi yang berada di sudut desa. Meningkatkan kualitas para guru dan dosen, merevisi kurikulum dengan memantapkan pengembangan budaya bangsa menurut UUD, mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi, menyediakan computer di sekolah-sekolah, menyediakan beasiswa untuk orang berprestasi dan yang kurang mampu, menyediakan kredit bank untuk anak yang berprestasi, dan jaringan internet gratis.



PEDESAAN
Apa saja kekurangan yang ada di desa?
Bagaimana cara menanggulangi masalah tersebut?
Siapakah pemimpin yang seharusnyabisa menanggulangi masalah tersebut?
-Jawab :
Kekurangan yang ada didesa :
*Lapangan pekerjaan
*Hiburan
*Kurang pelayanan kesehatan ( Rumah Sakit )
*Tenaga kesehatan
Cara menanggulangi masalah tersebut :
*Lapangan pekerjaan

Masyarakat/warga yang sekolah/mengikuti pendidikan tinggi harus bersedia kembali ke desa membantu lapangan
pekerjaan

*Hiburan
Semua warga masyarakat harus mau mempertahankan adat istiadat, budaya, kesenian daerahnya dengan sering
mengadakan acara-acara tersebut di desa

+Pelayanan
Pemerintah pusat, pemerintah daerah, wakil rakyat harus berusaha bersatu untuk mendirikan pelayanan kesehatan
didaerah baik puskesmas/rumah sakit

*Tenaga Kesahatan
Warga maupun masyarakat yang berpendidikan kesehatan, dokter, perawat, bidan, kesmas,Promosi kesehatan/
laboratorium, apotik harus ada kemauan/keikhlasan untuk di tempatkan di daerah/ di desa. Pemerintah harus
mengangkat menjadi pegawai pemerintah memberikan gaji yang sesuai pemimpin

Pemimpin yang seharusnya bisa menanggulanginya :
•Pemimpin bijaksana
•Jujur
•Tidak mementingkan kelasnya
•Mau turun kebawah dekat dengan masyarakat
•Mendengarkan keluhan masyarakat
•Berpendidikan baik dalam agama maupun sosial politik